Konfigurasi jaringan dimaksudkan untuk memberikan nama dan
identitas yang unik dalam jaringan corporate anda. Anda perlu merencanakan
suatu standard konfigurasi jaringan didalam organisasi global business anda
untk memudahkan identifikasi dan management. Konfigurasi jaringan bisa terdiri
dari identitas unik seperti:
Total Tayangan Halaman
Minggu, 22 April 2012
Kamis, 05 April 2012
SNMPTN info
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi melalui pola seleksi secara nasional dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi negeri secara bersama untuk diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Rabu, 07 Maret 2012
Kelompok Sosial dalam masyarakat Multikultural
Perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural
Manusia dilahirkan kedunia seorang diri, tetapi kemudian hidup berkelompok dengan keluarganya. Seperti kita ketahui, manusia pertama adam telah ditakdirkan untuk hidup bersama dengan manusia lain yaitu istrinya yang bernama hawa.
Mereka lalu beranak pinak, terbentuklah keluarga, kelompok social, kelompok kekerabatan, masyarakat, bangsa, dan Negara.
Kamis, 02 Februari 2012
MATERI SOSIOLOGI KELAS XI IPS SEMESTER II
I. PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI KELOMPOK SOSIAL
A. PENGERTIAN KELOMPOK SOSIAL
Definisi menurut beberapa ahli:
1. Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, kelompok social sebagai kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotaannya dan saling berinteraksi.
2. Soerjono Soekanto, kelompok social adalah himpunan atau kesatuan-kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan antara mereka secara timbale balik dan saling mempengaruhi
3. Hendropuspito, kelompok social sebagai suatu kumpulan nyata, teratur dan tetap dari individu-individu yang melaksanakan peran-perannya secara berkaitan guna mencapai tujuan bersama.
Dapat disimpulkan bahwa kelompok social adalah sekumpulan manusia yang memiliki persamaan cirri dan memiliki pola interaksi yang terorganisir secara berulang-ulang, serta memiliki kesadaran bersama akan keanggotaannya
Kamis, 17 November 2011
Essai : Hijau Lahanku, Lestari kotaku
Sehat Kotaku , Sehat Paru-Paruku
1. Tanam Mangrove kembali
Berkurangnya jumlah tanaman mangrove berpengaruh besar terhadap lingkungan. Tanaman ini memiliki manfaat terhadap lingkungan , selain dapat mencegah abrasi , mangrove juga mampu mencegah terjadinya erosi. Mangrove juga dapat pula digunakan sebagai perangkap zat-zat pencemar dan limbah yang secara nyata dapat merusak ekosistem dan kehidupan organisme air. Laut ataupun perairan lainnya yang kurang ditumbuhi tanaman mangrove biasanya kurang stabil kebersihannya. Apalagi perairan yang menjadi tempat pembuangan limbah perusahaan.
Zat-zat pencemar yang berbahaya bagi organisme penghuni perairan , terutama organisme yang bernilai ekonomis seperti udang dan ikan. Jika hewan-hewan tersebut hidup pada ekosistem yang tidak sehat secara tidak langsung dan dalam jangka waktu panjang akan berpengaruh juga terhadap kesehatan manusia. Manusia yang mengkonsumsi hewan tersebut akan menyerap zat-zat yang berbahaya bagi tubuh mereka. Memang dampak yang terjadi bukan dalam jangka waktu yang singkat, namun zat-zat racun yang terserap tubuh manusia itu akan mengendap secara berkala sehingga dalam jangka waktu tertentu akan membahayakan kesehatan tubuh manusia.
Mengingat masyarakat gemar mengkonsumsi udang ataupun ikan dan hewan sejenis yang hidup di perairan.
Selain berdampak pada kesehatan dan keasrian lingkungan, minimnya tumbuhan mangrove juga akan berdampak pada mata pencaharian nelayan. Jika banyak ikan yang mati , maka nelayan akan sulit mencari ikan. Kenyataan ini akan mempengaruhi kesejahteraan mereka.
Untuk mencegah atau meminimalkan dampak negative yang terjadi , ada baiknya sebagai masyarakat yang mencintai kota Semarang , kita bersama sama menggalakkan aksi menanam tanaman mangrove. Setiap pribadi diharapakan memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjaga dan melestarikan lingkungan yang bersih dan sehat. Indah dan asri akan terwujud jika kita sadar betapa berharganya setiap pohon yang tumbuh. Marilah bersama kita saling bahu mambahu menuju Semarang Hijau.
2. Lestarikan Taman Kota
Kurangnya lahan sebagai Taman Kota, terutama di kota metropolitan yang padat penduduk sehingga mengurangi lahan hijau. Taman Kota perlu di budidayakan sebagai paru-paru kota. Taman Kota dapat berpengaruh terhadap kesegaran udara dan suhu suatu wilayah. Kota yang memiliki banyak Taman Kota pasti akan lebih asri dan indah , masyarakat yang tinggal juga akan merasa lebih nyaman.
• Fungsi Taman Kota meliputi :
a. Fungsi lansekap meliputi fungsi fisik dan fungsi sosial
a) Fungsi fisik, yaitu berfungsi antara lain untuk perlindungan terhadap angin, sinar matahari, pemandangan yang kurang bagus.
b) Fungsi social, yaitu Penataan tumbuh-tumbuhan dalam taman kota dengan baik akan memberikan tempat interaksi sosial yang sangat menyenangkan.
b. Fungsi Pelestarian Lingkungan (ekologi)
a) Menyegarkan udara atau sebagai "paru-paru kota". Fungsi menyegarkan udara
dengan mengambil CO2 dalam proses fotosintesis dan menghasilkan O2 yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernafasan. CO2 diambil dari udara, sedangkan air diambil dari dalam tanah melalui akar tanaman.
b) Menurunkan suhu kota dan meningkatkan kelembaban. Suhu disekitar tanaman menjadi lebih sejuk.
c) Pengendalian dan Mengurangi Polusi Udara dan Limbah, sebagai pengendalian dan atau mengurangi polusi udara dan limbah, serta menyaring debu.
c. Fungsi Estetika
Tumbuh-tumbuhan dapat memberikan keindahan dari garis, bentuk, warna, dan
tekstur yang ada dari tajuk, daun, batang, cabang, kulit batang, akar, bunga, buah maupun aroma.
Untuk membuat kota Semarang menjadi kota idaman yang nyaman , asri dan indah. Marilah kita cintai dan rawat Taman Kota yang ada. Jangan Kotori bahkan rusak keindahan Taman Kota.
3 . Galakkan Penghijauan
Kurangnya kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam kegiatan penanaman pohon menjadikan lingkungan kita menjadi gersang dan tidak indah. Hal tersebut perlu direnungkn karena semakin hari semakin berkurang pula tanaman hijau. Sadar akan peran tanaman begitu penting dalam kehidupan mahluk hidup, fungsi utama tumbuhan adalah menyediakan udara yang bersih dengan oksigen yang cukup sebagai bahan respirasi mahluk hidup, tumbuhan juga sumber gizi karena menghasilkan beragam zat yang diperlukan untuk proses pertumbuhan dan metabolisme tubuh mahluk hidup. Tumbuhan menghasilkan karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber tenaga mahluk hidup (manusia). Hal terkecil yang dapat dilakukan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan yaitu melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tidak peduli dengan berapa luas lahan yang tersedia , tetapi bagaimana kesadaran masyarakat untuk menggunakan lahan itu sebagai sarana hidup tumbuhan. Tindakan nyata yang dilakukan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan telah dilakukan oleh warga Kelurahan Gondoriyo yang akan mewakili Kota Semarang dalam Lomba Penghijauan Tingkat Provinsi. Lokasi yang digunakan sebagai lahan penghijauan ini terletak di Lahan Perhutani di Desa Salam Kerep RW 03 Gondoriyo, Ngaliyan (Sumber Media Semarang). Kegiatan yang demikian diharapkan dapat dicontoh oleh wilayah lain, dengan kegiatan sederhana dan mudah seperti itu lambat laun akan merubah kondisi kota Semarang lebih indah dan asri dan akan memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi karena tanaman yang tumbuh pada sebidang lahan mampu menambah harga jual lahan tersebut.
4. Melestarikan Sumber Daya Alam dan Lingkungan
Lingkungan yang nyaman tidak terlepas dari ketersediaan Sumber Daya Alam. Dalam hal ini Sumber Daya Alam yang dimaksud adalah Sumber Daya Nabati dan Air. Kriteria lingkungan yang sehat dapat dinilai dari segi ketersediaan air, air yang tersedia tidak luput dari peran tumbuhan yang melestarikan air tanah. Sumber ketersediaan air tanah di dapat dari banyaknya tumbuhan yang ada. Untuk menjaga populasi tumbuhan di suatu kota, perlu dicanangkan dan dibudidayakan kegiatan “Penghijauan”.
Kegiatan ini termasuk sebagai aspek yang penting, selain berpengaruh terhadap ketersediaan udara bersih (oksigen) dan ketersediaan air bersih, Penghijauan juga berpengarh terhadap ruang tata kota yang menentukan kenyamanan, keasrian dan keindahan Kota sehingga Kota yang bersangkutan menjadi kota Idaman.
Untuk mewujudkan “Semarang Hijau, Semarang Rindang, Semarang Kota Idaman – dengan masyarakat yang sehat secara Jasmani dan Rohani” ciptakan udara yang bersih dan segar untuk merealisasikan misi luhur tersebut sehingga tercipta Hijau Lahanku, Lestari Kotaku.
1. Tanam Mangrove kembali
Berkurangnya jumlah tanaman mangrove berpengaruh besar terhadap lingkungan. Tanaman ini memiliki manfaat terhadap lingkungan , selain dapat mencegah abrasi , mangrove juga mampu mencegah terjadinya erosi. Mangrove juga dapat pula digunakan sebagai perangkap zat-zat pencemar dan limbah yang secara nyata dapat merusak ekosistem dan kehidupan organisme air. Laut ataupun perairan lainnya yang kurang ditumbuhi tanaman mangrove biasanya kurang stabil kebersihannya. Apalagi perairan yang menjadi tempat pembuangan limbah perusahaan.
Zat-zat pencemar yang berbahaya bagi organisme penghuni perairan , terutama organisme yang bernilai ekonomis seperti udang dan ikan. Jika hewan-hewan tersebut hidup pada ekosistem yang tidak sehat secara tidak langsung dan dalam jangka waktu panjang akan berpengaruh juga terhadap kesehatan manusia. Manusia yang mengkonsumsi hewan tersebut akan menyerap zat-zat yang berbahaya bagi tubuh mereka. Memang dampak yang terjadi bukan dalam jangka waktu yang singkat, namun zat-zat racun yang terserap tubuh manusia itu akan mengendap secara berkala sehingga dalam jangka waktu tertentu akan membahayakan kesehatan tubuh manusia.
Mengingat masyarakat gemar mengkonsumsi udang ataupun ikan dan hewan sejenis yang hidup di perairan.
Selain berdampak pada kesehatan dan keasrian lingkungan, minimnya tumbuhan mangrove juga akan berdampak pada mata pencaharian nelayan. Jika banyak ikan yang mati , maka nelayan akan sulit mencari ikan. Kenyataan ini akan mempengaruhi kesejahteraan mereka.
Untuk mencegah atau meminimalkan dampak negative yang terjadi , ada baiknya sebagai masyarakat yang mencintai kota Semarang , kita bersama sama menggalakkan aksi menanam tanaman mangrove. Setiap pribadi diharapakan memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjaga dan melestarikan lingkungan yang bersih dan sehat. Indah dan asri akan terwujud jika kita sadar betapa berharganya setiap pohon yang tumbuh. Marilah bersama kita saling bahu mambahu menuju Semarang Hijau.
2. Lestarikan Taman Kota
Kurangnya lahan sebagai Taman Kota, terutama di kota metropolitan yang padat penduduk sehingga mengurangi lahan hijau. Taman Kota perlu di budidayakan sebagai paru-paru kota. Taman Kota dapat berpengaruh terhadap kesegaran udara dan suhu suatu wilayah. Kota yang memiliki banyak Taman Kota pasti akan lebih asri dan indah , masyarakat yang tinggal juga akan merasa lebih nyaman.
• Fungsi Taman Kota meliputi :
a. Fungsi lansekap meliputi fungsi fisik dan fungsi sosial
a) Fungsi fisik, yaitu berfungsi antara lain untuk perlindungan terhadap angin, sinar matahari, pemandangan yang kurang bagus.
b) Fungsi social, yaitu Penataan tumbuh-tumbuhan dalam taman kota dengan baik akan memberikan tempat interaksi sosial yang sangat menyenangkan.
b. Fungsi Pelestarian Lingkungan (ekologi)
a) Menyegarkan udara atau sebagai "paru-paru kota". Fungsi menyegarkan udara
dengan mengambil CO2 dalam proses fotosintesis dan menghasilkan O2 yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernafasan. CO2 diambil dari udara, sedangkan air diambil dari dalam tanah melalui akar tanaman.
b) Menurunkan suhu kota dan meningkatkan kelembaban. Suhu disekitar tanaman menjadi lebih sejuk.
c) Pengendalian dan Mengurangi Polusi Udara dan Limbah, sebagai pengendalian dan atau mengurangi polusi udara dan limbah, serta menyaring debu.
c. Fungsi Estetika
Tumbuh-tumbuhan dapat memberikan keindahan dari garis, bentuk, warna, dan
tekstur yang ada dari tajuk, daun, batang, cabang, kulit batang, akar, bunga, buah maupun aroma.
Untuk membuat kota Semarang menjadi kota idaman yang nyaman , asri dan indah. Marilah kita cintai dan rawat Taman Kota yang ada. Jangan Kotori bahkan rusak keindahan Taman Kota.
3 . Galakkan Penghijauan
Kurangnya kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam kegiatan penanaman pohon menjadikan lingkungan kita menjadi gersang dan tidak indah. Hal tersebut perlu direnungkn karena semakin hari semakin berkurang pula tanaman hijau. Sadar akan peran tanaman begitu penting dalam kehidupan mahluk hidup, fungsi utama tumbuhan adalah menyediakan udara yang bersih dengan oksigen yang cukup sebagai bahan respirasi mahluk hidup, tumbuhan juga sumber gizi karena menghasilkan beragam zat yang diperlukan untuk proses pertumbuhan dan metabolisme tubuh mahluk hidup. Tumbuhan menghasilkan karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber tenaga mahluk hidup (manusia). Hal terkecil yang dapat dilakukan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan yaitu melakukan penghijauan di lingkungan rumah. Tidak peduli dengan berapa luas lahan yang tersedia , tetapi bagaimana kesadaran masyarakat untuk menggunakan lahan itu sebagai sarana hidup tumbuhan. Tindakan nyata yang dilakukan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan telah dilakukan oleh warga Kelurahan Gondoriyo yang akan mewakili Kota Semarang dalam Lomba Penghijauan Tingkat Provinsi. Lokasi yang digunakan sebagai lahan penghijauan ini terletak di Lahan Perhutani di Desa Salam Kerep RW 03 Gondoriyo, Ngaliyan (Sumber Media Semarang). Kegiatan yang demikian diharapkan dapat dicontoh oleh wilayah lain, dengan kegiatan sederhana dan mudah seperti itu lambat laun akan merubah kondisi kota Semarang lebih indah dan asri dan akan memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi karena tanaman yang tumbuh pada sebidang lahan mampu menambah harga jual lahan tersebut.
4. Melestarikan Sumber Daya Alam dan Lingkungan
Lingkungan yang nyaman tidak terlepas dari ketersediaan Sumber Daya Alam. Dalam hal ini Sumber Daya Alam yang dimaksud adalah Sumber Daya Nabati dan Air. Kriteria lingkungan yang sehat dapat dinilai dari segi ketersediaan air, air yang tersedia tidak luput dari peran tumbuhan yang melestarikan air tanah. Sumber ketersediaan air tanah di dapat dari banyaknya tumbuhan yang ada. Untuk menjaga populasi tumbuhan di suatu kota, perlu dicanangkan dan dibudidayakan kegiatan “Penghijauan”.
Kegiatan ini termasuk sebagai aspek yang penting, selain berpengaruh terhadap ketersediaan udara bersih (oksigen) dan ketersediaan air bersih, Penghijauan juga berpengarh terhadap ruang tata kota yang menentukan kenyamanan, keasrian dan keindahan Kota sehingga Kota yang bersangkutan menjadi kota Idaman.
Untuk mewujudkan “Semarang Hijau, Semarang Rindang, Semarang Kota Idaman – dengan masyarakat yang sehat secara Jasmani dan Rohani” ciptakan udara yang bersih dan segar untuk merealisasikan misi luhur tersebut sehingga tercipta Hijau Lahanku, Lestari Kotaku.
Kamis, 27 Oktober 2011
Arti penting Nasionalisme
Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris “nation”) dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.
Para nasionalis menganggap negara adalah berdasarkan beberapa “kebenaran politik” (political legitimacy). Bersumber dari teori romantisme yaitu “identitas budaya” debat liberalisme yang menganggap kebenaran politik adalah sumber dari kehendak rakyat, atau gabungan kedua teori itu.
Para ilmuwan politik biasanya menumpukan penyelidikan mereka kepada nasionalisme yang ekstrem seperti nasional sosialisme, pengasingan, dan sebagainya.
Para nasionalis menganggap negara adalah berdasarkan beberapa “kebenaran politik” (political legitimacy). Bersumber dari teori romantisme yaitu “identitas budaya” debat liberalisme yang menganggap kebenaran politik adalah sumber dari kehendak rakyat, atau gabungan kedua teori itu.
Para ilmuwan politik biasanya menumpukan penyelidikan mereka kepada nasionalisme yang ekstrem seperti nasional sosialisme, pengasingan, dan sebagainya.
Langganan:
Postingan (Atom)

